Everyone has talent

Pic

Masih ingat dengan cerita Dinar sang model dari MTV Ajang Ajeng?. Atau tentunya tak seorangpun akan lupa dengan Arie Dagienkz penyiar dan presenter kondang kan? Atau kalau mau yang lebih ekstrim lagi, pada tau Oprah Winfrey sang ratu talkshow dari Amrik sana kan?. Mereka semua memiliki kesamaan, yaaa secara fisik tidaklah terlalu ganteng dan cantik. Dinar dan Oprah sama-sama berkulit geap dan kecantikannya tidaklah jauh diatas rata-rata. Demikian juga Arie Dagienkz, dengan kulitnya yang cenderung gelap, bertubuh gempal, dan rambut crisyenya, agak sulit dikatakan ganteng (hhhee maaf ya Gink).
Namun ada yang menarik dari mereka, yang kelihatan menonjol. Aha’ mereka sama-sama PD meskipun dengan keadaan fisik yang seadanya. Kok bisa? Ini mungkin yang dipertanyakan oleh kebanyakan orang. Eeemmh orang yang rendah diri dan enggan keluar dari inferioritasnya akan mengatakan “ Bisa ajalah, mereka kan beken, wajar kalo mereka PD”.

Sayang tidak begitu pada kenyataannya. Seperti yang aku lihat waktu doi diwawancara sama VOA Indo, Oprah merasa nyaman dengan dirinya karena doi sadar bahwa doi adalah seseorang yang mempunyai potensi-ptensi lain yang dapat dikembangkan dari dirinya. Sama halnya dengan Dinar dan Arie, mereka sadar bahwa mereka berharga. Mereka memberikan penilaian yang tinggi terhadap diri sendiri karena memiliki sesuatu yang menonjol di bidangnya. Mereka bersedia menggali potensi yang dimiliki. Dan … itu yang membuat mereka terlihat menarik dan percaya diri :’D.

Eheeem (gaya bijak), pada dasarnya setiap orang mempunyai potensi dan bakat dalam dirinya kok. Setidaknya itulah konsep yang diperkenalkan oleh Howard Gardner sejak tahun?? 1983 kalo ga salah hhhe bahkan ada yang memiliki bakat ganda *double WOW* alias multiple intelligence. Ada orang yang memiliki bakat music yang menonjol namun bakat intrapersonalnya tidak. Ada pula yang memiliki bakat logika matematikanya yang tinggi, namun sedikit kurang di bahasa. Temenku ni, masternya kalo soal Bahasa Inggris, tapi di pelajaran yang lain kelihatannya susah. Masih banyak lagi variasi yang lainnya. Yang jelas bakat itu kudu diasah, kalo ga pernah diasah tidak akan mungkin menjelmah menjadi sebuah kemampuan, apalagi prestasi.

Karena sadar bahwa bakat setiap orang tidaklah sama, mungkin sedikit tidak adil bila kita membandingkan bakat yang dimiliki seseorang dengan orang lainnya. Kemampuan bernyanyi yang dimiliki oleh Michel Buble, tentunya tidak bisa dibandingkan dengan logika matematikanya Albert Enstein. Demikian juga sebaliknya, karena membandingkan sesuatu yang berbeda itu tidaklah seimbang. Aku selalu berusaha melontarkan ini sama temen-temen aku yang suka mbanding-mbandingin kemampuan seseorang yang pada intinya mereka memiliki potensi dibidang yang berbeda. Ibaratnya bandingkanlah apel dengan sesame apel.

Hal ini jugalah yang mengubah diri aku *ceileh*. Aku pernah merasa begitu inferior karena seolah-olah tidak memiliki bakat apapun. Menurutku waktu itu, satu-satunya bakat yang diakui hanyalah bakat menyanyi. Orang disekitarku secara umum pintar bernyanyi, sementara aku tidak bisa. Paling-paling menyanyi dengan alakadarnya hhhe, dengan suara ringan yang kadang-kadang mudah fals.

Untung aku tidak berlama-lama mengagungkan sebuah bakat tertentu. Setidaknya waktu itu aku sadar, meskipun tidak memiliki bakat menyanyi, aku masih punya banyak temen. Itulah yang aku lakukan. Berusaha mengembangkan kemampuan interpersonal dan mulai menjalin hubungan dengan berbagai macam orang, baik itu di dunia nyata ataupun di jejaring social.  Teman tidak datang begitu saja, tapi harus diusahakan. Yaaa dengan kita aktif mengikuti berbagai kegiatan baik di sekolah, di kampus, lingkungan rumah, tempat les, tempat ibadah, dimana aja sih sebenernya. Memiliki banyak temen tuh hal yang membahagiakan. Namun, memiliki teman tidak semudah memiliki mainan. Pertemanan harus dibina, setidaknya harus memahami satu sama lain, supaya tercipta pertemanan yang harmonis :’). Ketika seseorang mampu mendalami serta memahami oang lain dan dapat menjalin hubungan secara efektif, aku pikir kita sudah bisa menggalih bakat interpersonal yang kita miliki.

So yesterday banget, dan aku pikir sekarang bukan jamannya buat pasrah sama kondisi kita. Setiap orang punya bakat dan kita mesti mengasah bakat kita itu, dengan menjadikan sesuatu yang kita miliki itu menjadi sebuah kelebihan, siapa tau ternyata kamu punya banyak bakat hhhhe alias multiple intelligence \(^o^)/.

Berhentilah membandingkan diri sendiri dengan orang lain, just do your best and going! *halaaa hhe tetapi selagi membandingkan diri itu bisa membawa kita kea rah yang positif aku pikir no mind lah hihi ^^v kalo ga, just forget it !

Seorang Arie Dagienkz atau Oprah Winfrey tentunya tidak menjadi seorang presenter dalam waktu semalam saja. Mereka mengasah terus kemampuan mereka dalam waktu yang cukup lama. Itu makanya mereka bisa hebat seperti sekarang ini :’D
Tidak ada sesuatu yang muncul secara instan, kecuali ngegibas tongkat sihirnya harrypotter, ato minjem kantong ajaibnya Doraemon hhe.
Seorang pianis Maksim asal Kroasia, membutuhkan waktu delapan jam dalam sehari untuk berlatih piano agar bisa memiliki kemahiran hingga mampu menghasilkan music cross-over dengan album pertamanya The piano player. Dan sekarang giliran kita bertanya pada diri sendiri, seberapa banyak waktu yang kita luangkan untuk mengasah bakat ato kemampuan kita? Hheeeemmm?? Be your self and do your best okay :’)



36 komentar:

  1. Goodd2.. I Like It,, tingkiu, Saya akan mencoba mengoreksi diri, hm :-d

    BalasHapus
  2. @Maljon : grazieee jon :D just do it yyyeey :-bd

    BalasHapus
  3. Apa sich grazieee2 mulu,, wkwkwk ^o^

    BalasHapus
  4. makasssssssiiiiih hhhe :P

    BalasHapus
  5. Setuju bgt,
    "Be Your Self"
    hampir tak pernah bosan aku menyerukan barisan 3kata itu.
    ngapain hrs menjadi org lain, kalo tdk sesuai dgn keinginan hati.
    setiap org dilahirkan memiliki kelemahan dan kelebihan. carilah kelebihan itu..
    untuk menutupi kelemahanmu.

    BalasHapus
  6. Benar sekali setiap manusia pasti mempunyai potensi atau kelebihan dalam dirinya yaitu bakat yang trpendam.
    dan aku sangat setuju dengan cara mengasah bakat seperti diatas..
    terima kasih motivasinya sahaabatku yg baik. :)
    postingan yang luar biasa

    BalasHapus
  7. @gendis : ayooo dikembangkan dek \o/

    BalasHapus
  8. @Penghuni 60 : beneeer banget mas, tidak menjadi diri sendiri adalah salah satu bentuk tidak menghargai kemampuan diri, terus menggali kemampuan dan kemudian diasaaah hhheee *=p

    BalasHapus
  9. @Lukman hakim ; iyaa mas, afwan ^^v kebanyakan orang2 putus asah, dan cepat sekali memvonis bahwasannya dia tidak mempunyai bakat *ane pernah gitu*

    BalasHapus
  10. ini nih yang saya pelajari di bangku kuliah.. makasih nih infonya.. bukunya boleh juga . hihihi

    BalasHapus
  11. setuju, veryone has a talent and don't forget to be yourself, salam kenal :)

    BalasHapus
  12. @gulungan pita : iyaaa mbak, udah baca buku ugly duckling :'D silahkan hihihihihi. obsesi banget pengen jadi swaaaaaan mbak :D :rolled:

    BalasHapus
  13. @rinsakura : iyaaa untuk mengembangkan bakat tetep harus jadi diri sendiri ^^v salam kenal rinsa :')

    BalasHapus
  14. tapi semoga kita jangan melihat orang yg berputus asa, kita lihat orang yang sudah sukses2 saja yah, bukan begitu putri :)

    BalasHapus
  15. saya bisa bergitar...
    tapi saya bukan keponakan bang haji..

    saya berbakat.. ?
    wkwkwk


    ato malah berbakat ngelawak.. :D

    BalasHapus
  16. aku hadir lagi untuk silaturrahmi.. :)

    BalasHapus
  17. Semua sdh ada forsinya.. Dan satu sama lain saling berkaitan... Ga mgkn sati tim ksebelasan jadi penjaga fawang semua wkwk..
    Nice share sob...salam kal ya :)

    BalasHapus
  18. @lukman hakim : :yaya: beneeer mas hakim, sepakat cukuplah kita untuk saling mengingatkan kepada yang sedang berputus asa, xV kalo kita punyaaaa bakat yyey *sambil loncat*

    BalasHapus
  19. @santai sejenak : hheg hheg waaah ajerin dong :D pengeeen banget bisa main gitar.
    bisa diasah tuh bakat ngelawak, siapa tau bisa jadi pelawak profesional yang terkenal hag hag hag......

    BalasHapus
  20. @budi os 19 : iyaaaaaa juga mas, bentuk penghargaan kepada diri sendiri aja duluu. ga harus yang langsung WOW gitu hhheg. afwan mas budi ^^ salam kenal jugaaa yaaa. sering2 mampir hhhe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hadir kembali sis putri di sini.. :)
      Met menjalankan ibadah puasa ya.. Smoga puasa hari ini kita di berikan kelancaran dan kekuatan..amin :)

      Hapus
  21. @budi os 19 : iyaaa mas, amin ^^ semoga kita bisa melewati detik demi detik dengan selalu mengharap ridho Allah :)

    BalasHapus
  22. assalamu'alaikum hadir kembali untuk silaturrahmi :)

    BalasHapus
  23. punya bakat ane juga punya bakat sistaa :p

    BalasHapus
  24. kangen band adalah contoh dari muka bukan segalanya hahah

    btw blogwalking ya :D

    BalasHapus
  25. @zadaWilda : yeyyy zada emang banyak malah bakatnya :D

    BalasHapus
  26. bakatkuku yg tersembunyi adalah bisa tidur seharian #ngikik

    BalasHapus
  27. Tapi membandingkan usaha mungkin bagus untuk dilakukan yak..?? supaya kita dapat menyadari apa yang salah dari belum suksesnya kita.. :) (istilahnya kerennya belajar) wkwkwkwkwk

    BalasHapus
  28. @Andro Bhaskara : kalo usaha keanya ga papa dee ya, bisa buat mbandingin apakah kita sudah cukup dengan usaha kita apa kita tidak bersungguh-sungguh dengan usaha yang kita lakukan.

    BalasHapus
  29. Kalau saya berpendapat, bukan karena beken lantar mereka PD, tapi sebaliknya karena mereka pd maka mereka bisa menjadi beken seperti sekarang ini. Tidak Under maupun over-estimate terhadap diri sendiri ataupun orang lain adalah juga salah satu kunci meraih keberhasilan yang gemilang.

    BalasHapus
  30. @Abi Sabila : iyaa mas sabi sepakat ^^

    BalasHapus
  31. @Arai : hag hag hag kalo seandainya diadakan kontes tidur yaaa :D tapi sayangnya ga ada tuh :p

    BalasHapus
  32. @Volverhank : iyaaaa, toh mereka bisa bekeeeen :D

    BalasHapus
  33. Sangat bermanfaat dan membantu bisa menambah ilmu pengetahuan, terimakasih atas informasinya ya gan! Teruskan dalam membuat informasi terbarunya.

    BalasHapus
  34. Inilah informasi yang bagus, bisa mengetahui apa yang belum diketahui. Thanks atas berbagi pengetahuannya. Good.

    BalasHapus

Say something :)