Percy Jackson!

Hello..... i'm Percy, Percy Jackson! :D
(Koleksi Pribadi)
Seekor kura-kura yang kita tahu selalu membawa rumahnya di belakang punggungnya. Kura-kura tidak pernah dapat meninggalkan rumahnya, biar bagaimana keras kura-kura itu berusaha. Kalau melihat kura-kura, hal yang paling saya ingat adalah dongeng yang sering diceritakan oleh ayah bahkan di bangku sekolah dasar, tentang kura-kurang yang baik hati. Walaupun kelihatan sangat lelah saat berjalan, saya yakin kura-kura berada di rumah paling nyaman sedunia, melindunginya dari serangan hewan yang paling ganas sekalipun.

Percy, Percy Jackson adalah nama seekor kura-kura air tawar yang sempat menjadi peliharaan saya bersama dua teman saya, kurang dari sebulan tepatnya percy hidup bersama kami, dan banyak cerita menarik yang ditinggalkan oleh percy sebelum akhirnya dia pergi.
Lucu dan mengemaskan, seekor kura-kura yang tidak saya ketahui persis jenisnya, hal ini juga yang menjadi sedikit masalah dalam menentukan makanan dan bagaimana cara merawatnya agar tetap bertahan hidup. Percy, adalah nama yang terlintas begitu saja saat kedua teman saya bingung mau menamainya dengan nama apa.

Kami tidak membeli hewan ini, tidak juga mengadopsinya dari siapa-siapa, justru kami dipertemukan dengan tidak sengaja pada siang hari sepulang kuliah, saat itu hujan turun deras sekali. Percy kelihatan sangat tidak berdaya, kami menemukan tali pengikat pada punggungnya yang sengaja diberi lubang untuk dikaitkan. Sepertinya Percy terpisah dari majikannya. Kami berat hati untuk meninggalkannya sendiri di tepi jalan, takut-takut terlindas kendaraan, atau kemungkinan buruk lainnya. Awalnya tidak ada niatan untuk memelihara percy, kami memastikannya dulu kepada orang-orang yang tinggal tidak jauh dari tempat dimana percy ditemukan, tapi tidak ada yang merasa kehilangan hewan malang ini. Akhirnya percy ikut bersama kami.

Ternyata dugaan bahwa percy sekarat itu salah. Setelah dibersihkan Percy kelihatan sangat manis, tapiiii harus waspada karena dia juga suka menggigit dan tenaganya tidak boleh diremehkan, dia sangat kuat dan suka kabur. Kalau tadinya saya letakan di dalam ember, tiba-tiba semenit kemudian Percy sudah ada dibelakang saya, pantasan saja heuheu --;.

Awalnya bingung bagaimana cara merawat hewan yang satu ini, dari makanan sampai tempat tinggalnya. Akhirnya berdasarkan berbagai info, hari itu juga percy dikasih makan sayur-sayuran,buah-buahan  sampe ikan laut. Tapi percuma, percy tidak menyentuhnya sedikitpun. Sepertinya nafsu makannya terganggu, atau ada hal lain yang sampai sekarang belum saya temukan jawabannya.
Kenangan bersama Percy yang sempat diabadikan :")
(Koleksi Pribadi)
Hampir tiga minggu Percy menjadi hal yang paling didambakan saat pulang kuliah, teman bermain yang sangat menghibur, entah saya yang berlebihan entah Percy yang pandai, tapi saya yakin setiap hewan punya pesonanya sendiri. Hampir tiga minggu juga Percy seperti ogah-ogahan saat makan, ini sangat mengkhawatirkan walaupun dia tidak terlihat lemah atau sakit, karena memang katanya kura-kura adalah hewan kuat dan berumur panjang, tetapi tetap saja.

Akhirnya, saya dan kedua teman saya berniat melepas percy di sebuah danau kecil yang terletak di Kampus Universitas yang ada di Bengkulu. Alam bebas adalah tempat terbaik untuk hidup, saya percaya Percy akan lebih baik di sana. Percy mungkin tidak membutuhkan banyak air, tapi saya yakin dia bisa bergerak dan berenang bebas di sana. Dia akan akan keluar saat pagi, berjemur di bawah matahari kemudian kembali berenang dan bermain, semoga dia menemukan banyak teman. Membiarkan Percy merasa beruntung bahwa Tuhan menciptakannya agar dapat menikmati keindahan alam, udara segar, air berlimpah dan rumput hijau. Aiihhh apa kabar dia yah? Semoga nafsu makannya membaik :’)

Jadi, saya memang tidak pernah memiliki hubungan yang langgeng dengan hewan peliharaan, bahkan kami sekeluarga memang kurang tertarik dengan hewan peliharaan, kecuali ayah dengan ayam-ayamnya. Pertama kali saya memelihara burung saat Sekolah Dasar dan berakhir dengan kematian seminggu saat dipelihara. Tragedi yang sama juga saya alami saat memelihara ikan dan ayam berkaki pendek hadiah dari ayah saya. Seminggu memelihara kelinci kemudian besoknya saya berikan kepada tetangga saya yang kebetulan selalu merengek kepada ibunya minta dibelikan kelinci. Dan terakhir, Percy si kura-kura, hanya dia yang saya ingat namanya. Saya selalu ingin memlihara kucing, tapi keluarga di rumah sepertinya tidak bisa menerima keinginan saya itu, tapi beruntung saat pindah ke Jakarta saya bisa sempat merawat dan bermain bersama kucing, namanya Milo, kucing percia berbulu putih panjang peliharaan teman sekamar saya. Hubungan yang singkat ckckck ….
Well, banyak orang memelihara kura-kura atau peliharaan lainnya hanya karena faktor “trend”, tanpa memperhitungkan kebutuhan khusus si hewan peliharaan itu. Seperti misalkan memelihara kucing dan anjing, selalu ada persiapan yang cukup matang untuk memastikan kesehatan si hewan agar dapat hidup dengan baik dan berumur panjang, belum lagi peralatan seperti mainan, kandang, dan produk perawatan lainnya. Kura-kura juga begitu. Ini namanya komitmen, tanggung jawab yang besar heuheu ^^;

Ini ada beberapa tips dan trik sebelum memelihara kura-kura, mungkin bisa berlaku untuk hewan peliharaan lainnya, semoga. Pertama, kenali jenis kura-kura yang akan dipelihara, apakah jenis kura-kura darat atau air. Kedua, tanyakan umurnya dan makanan yang cocok serta ukuran akuarium yang cocok untuk pemeliharaan. Ketiga, carilah kenalan yang juga memelihara kura-kura supaya bisa saling berbagi dan bertanya seputar kura-kura. Keempat, carilah informasi dokter hewan yang paham dengan hewan-hewan reptile. Dan terakhir, jika kura-kura sakit jangan panik, pisahkan dari kura-kura lainnya jika takut sakit itu menular, jika dalam waktu seminggu tidak membaik, bawalah ke dokter hewan.

Jadiiiiiiiii, sayangilah hewan peliharaan anda ^^v

4 komentar:

  1. kura kura kalo kecil manis sih, kalo uda gede udah kaya monster
    serem

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha iya biasanya kura-kura brazil yang paling sering dipelihara karena kecil dan manis. Yang gede juga seruuuuhhh, bisa duduk di atas punggungnya haha

      Hapus
  2. putriiiiii apa kbrrr???lm g nongollll....ya ampunnn lucu bgt kura2nya..tp q takut hehe..geli aja ;)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Baiiikkkkkk mbak hann *teriak teriak karena jauh*
      iya aku baru kembali dari bertapa mbakhann hhhhaaa
      kura-kura memang lucu, bener harus hati-hati soalnya suka gigit sembarangan :D

      Hapus

Say something :)